Nitip - Quick Share Icon Nitip - Quick Share
Fakta Harian •

Sejarah ARPANET 1969: Titik Awal Lahirnya Internet

Sejarah ARPANET 1969: Titik Awal Lahirnya Internet

Fajar Era Digital: Proyek Ambisius ARPA

Pada akhir dekade 1960-an, di tengah memuncaknya Perang Dingin, Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA) mendanai sebuah proyek eksperimental untuk menghubungkan komputer lintas universitas dan lembaga riset. Proyek ini dipimpin oleh Bob Taylor dengan Larry Roberts sebagai kepala arsitek sistem. Tujuan utamanya adalah menciptakan jaringan komunikasi tangguh yang dapat membagi sumber daya komputasi secara efisien serta tetap berfungsi meski sebagian infrastrukturnya mengalami kerusakan fisik.

Inisiatif strategis ini melahirkan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network), sebuah jaringan perintis yang menjadi fondasi langsung dari internet modern yang kita nikmati saat ini.

Inovasi Revolusioner: Konsep Packet Switching

Sebelum kehadiran ARPANET, seluruh sistem telekomunikasi bergantung pada mekanisme circuit switching—metode yang digunakan jaringan telepon konvensional di mana satu saluran komunikasi fisik harus didedikasikan penuh selama pertukaran informasi berlangsung. Pendekatan ini tidak efisien untuk transmisi data digital dan sangat rentan terhadap titik kegagalan tunggal (single point of failure).

ARPANET memecahkan kebuntuan tersebut dengan mengadopsi packet switching, terobosan konseptual yang digagas secara independen oleh Paul Baran di RAND Corporation dan Donald Davies di National Physical Laboratory (NPL), Inggris. Dalam arsitektur packet switching, data digital dipecah menjadi unit-unit kecil independen yang disebut paket. Setiap paket dilengkapi label informasi asal dan tujuan, kemudian dikirimkan melintasi rute dinamis melalui komputer perantara bernama Interface Message Processor (IMP)—komputer khusus rancangan Bolt, Beranek and Newman (BBN) yang berfungsi sebagai cikal bakal router modern—sebelum akhirnya disatukan kembali di komputer penerima.

29 Oktober 1969: Detik-Detik Transmisi Pesan "LO"

Puncak sejarah lahirnya internet terjadi pada 29 Oktober 1969 pukul 22.30 waktu Pasifik di laboratorium University of California, Los Angeles (UCLA). Di bawah supervisi Profesor Leonard Kleinrock, seorang mahasiswa pascasarjana bernama Charley Kline berupaya mengirimkan data host-ke-host pertama ke Stanford Research Institute (SRI) di Menlo Park yang berjarak sekitar 560 kilometer.

Tim di UCLA menggunakan komputer host SDS Sigma 7 yang terhubung ke IMP Nomor 1, sedangkan programmer Bill Duvall di SRI bersiap di depan komputer SDS 940 yang terhubung ke IMP Nomor 2. Kline dan Duvall saling terhubung secara paralel melalui sambungan telepon suara untuk memverifikasi karakter yang masuk.

Rencana awalnya adalah mengetikkan instruksi LOGIN. Kline mengetik huruf "L" lalu bertanya lewat telepon, "Apakah huruf L masuk?" Duvall mengonfirmasi bahwa huruf tersebut muncul di layarnya. Kline mengetik huruf "O", dan kembali terkonfirmasi masuk. Namun, tepat saat mengetikkan huruf "G", sistem SDS 940 di SRI mengalami kerusakan (crash) akibat kelebihan muatan memori penyangga (buffer overflow).

Akibat galat tak terduga tersebut, transmisi digital pertama dalam sejarah internet hanya menyisakan dua huruf: "LO". Secara kebetulan, kata ini menyerupai ungkapan puitis kuno "Lo and behold" yang berarti 'lihat dan kagumilah'. Sekitar satu jam berselang, bug teknis berhasil ditangani dan kata LOGIN berhasil terkirim secara utuh.

"Kami tidak menyiapkan pidato bersejarah seperti Neil Armstrong di Bulan. Kami hanya ingin mengetik 'LOGIN'. Namun, dua huruf 'LO' yang terkirim tanpa sengaja itu justru menjadi pertanda lahirnya revolusi besar." — Prof. Leonard Kleinrock

Ekspansi Empat Node Pertama Menuju Internet Modern

Pada akhir Desember 1969, jaringan ARPANET berkembang menjadi empat simpul komputasi permanen:

  • UCLA: Pusat Pengukuran Jaringan (komputer SDS Sigma 7).
  • Stanford Research Institute (SRI): Penyedia Sistem Augmentasi Douglas Engelbart (komputer SDS 940).
  • University of California, Santa Barbara (UCSB): Pusat Grafis Interaktif (komputer IBM 360/75).
  • University of Utah: Riset Algoritma Grafis 3D (komputer DEC PDP-10).

Keberhasilan interkoneksi empat komputer berlainan arsitektur dan sistem operasi ini membuktikan ketangguhan standar protokol data. ARPANET terus bertumbuh pesat hingga transisi ke protokol TCP/IP rancangan Vint Cerf dan Bob Kahn pada 1 Januari 1983 secara resmi menandai kelahiran internet global terpadu. Peristiwa sederhana di California pada musim gugur 1969 telah meletakkan batu pertama bagi peradaban informasi dunia.

Sejarah ARPANET 1969: Titik Awal Lahirnya Internet
Ilustrasi: Sejarah ARPANET 1969: Titik Awal Lahirnya Internet
Kembali ke Semua Artikel Dibuat otomatis setiap hari via agy